Dan sengaja itu, biar bergema
Sudah tahu, satu per tiganya sedang tiada
Lalu dipenuhi satu demi satu demi satu
Dicukupkan sudah daksa akara
Maunya menjadi utuh berpulang
Dan sengaja itu, biar berada
Tadi hanya satu demi satu demi satu
Maunya menjadi kuat bertulang
Dan satu demi satu demi satu
Sendu yang tadinya membelenggu
Berputar harsa mendekap
Dan fana terbangun nyata
Terlanjur tak jejal, tak asal, dan putus tinggal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar