Jumat, 30 Oktober 2020

Lelah dan menjeda

Bukan tentang mereka yang semakin jauh
Semakin pergi
Atau tanya yang belum terjawab
Belum temu jawabnya
Bukan tentang wicara terlalu memilih
Jalurku sudah Dia yang tentukan
Takdirku sudah Dia pastikan
Katamu, akan ada
Nanti
Tepat di batas sajadah
Tepat di ujung waktu yang gelap
Naungan yang sambut ceritamu

Sekarang, duduk dulu
Terlalu tahu datang dan pergi
Terlalu pekak dengar sendiri
Terlalu gaduh riuh tanpa berkaca
Terlalu banyak wicara ingin bersama

Tunggu
Bolehkah lelah dan menjeda?

Minggu, 18 Oktober 2020

Bertolak

Entah darimana awalnya
Cerita selalu bisa bermula
Mengalir, bermuara
Kita terjerat 
Kau terikat, aku terikat
Ketika hati bicara, tak satu mampu artikan

Kita lepas belas senja bersama
Hanya saja aku tak bersamamu, kau tak bersamaku
Kita menjejak bumi yang sama
Hanya saja bumiku beralas serasah, bumimu permadani
Kita memeluk rasa yang sama
Hanya saja embun penyejuk masih ingin diyakinkan

Kau katakan, nanti cinta datang karena biasa bersama
Aku katakan, cinta datang karena kau menghadirkannya
Lalu kuhidupkan dengan sentuhan mentari
Bahkan langit tak mampu hentikannya

Sabtu, 17 Oktober 2020

Akankah

Kita pernah bertemu kala gelap
Peneranganku ada padamu
Terjemahkan suara candamu
Tak pernah bisa aku lupa

Kau bersaing dengan langit
Sirius, arcturus, canopus
Engkau di galaksi yang samar
Bergelut dengan meteor tanpa kalah
Namun malam menghancurkan sayap terangmu
Tanpa jatuh padaku
Dari sini
Mengamati sosok seindah itu
Memandang cahaya seterang itu
Menghancurkan pikiran yang menjalar ke hati
Merubah kata menjadi rasa
Rasa yang menjadi binasa

Minggu, 11 Oktober 2020

Hujan pukul satu pagi

Parau suaramu waktu itu
Menyedihkan waktu yang memang tak berpihak
Menyandarkan harap pada angan yang kembali
Menuturkan syukur telah membersamai

Tentang kita yang tak mampu salahkan keadaan
Tentang percaya yang dipupuk satu demi satu demi satu
Dilebur derasnya hujan pukul satu pagi
Diredam derak di ujung gelap berbatu
Hal yang selalu ingin kutanyakan
Yang justru tak sanggup terbahasakan
Basah pipimu bahkan tak terhapuskan
Waktu terlanjur berhenti sepersekian detik
Yang adalah bukan jeda dan menghilang serta

Sabtu, 03 Oktober 2020

Bukan lagi waktu yang menjawab

Sampai kita di titik lelah tanya
Dengan dia yang lagi dan yang berbeda
Yang rasa mengerti dan terlanjur janji
Yang gegabah dan memang salah
Kita sudah tahu endingnya
Kita sudah sama-sama tahu
Jika saja terus dengan duniamu
Maka tidak sampai akan bersatu
Dan dicukupkan sudah tanya ini
Dan juga aku takkan menghakimi
Hanya saja lelah penuh di dada
Tak lagi tunggu sampai membiru
Nyata waktu juga enggan jawabkan

Sudah sampai di titik ini
Lelah sekali dengan segala
Ingin seperti apa masa depanmu segera?